Senin, 13 Oktober 2014

Beragama dan Bersenggama

Idealnya, orang beragama tak pernah mendiamkan negara melakukan ketimpangan, penyimpangan, apalagi penindasan. Orang beragama menolak itu.


Jika ada orang yang mengatas-namakan agama untuk merestui penguasa melakukan penindasan, apalagi turut serta dalam kegiatan perampokan, maka dia bukanlah orang beragama, melainkan orang yang sedang bersenggama.
Share: