Senin, 13 Oktober 2014

Bicara Tanpa Bicara

Bicaralah tanpa harus bicara.

Manusia hidup dituntun oleh dua kekuatan besar dalam dirinya, yakni pikiran dan perasaan. Ada yang cenderung tunduk pada pikiran; ada yang cenderung tunduk pada perasaan.

Bahasa terbaik di setiap zaman adalah bahasa cinta. Di dalam cinta, pikiran dan perasaan selaras berjalan. Tak ada dominasi, yang ada adalah proporsi. Pikiran tahu kapan ia harus berlaku dan perasaan tahu kapan ia harus berlaku. Masing-masing tahu akan posisinya.

Maka dalam bercinta, segalanya adalah bahasa.
Share: