Senin, 13 Oktober 2014

Memurnikan Kemanusiaan

Menjadi manusia murni adalah menjadi bayi. Sebab hanya bayi yang memiliki kemurnian. Setelah manusia melewati fase sebagai bayi, manusia mulai mengotori kemurniaannya itu dengan kebohongan, kejaiman, kegengsian, kemunafikan, kekerdilan, kebejatan, kejahatan, dan lain-lain, dan seterusnya.

Memang sebagai orang dewasa tidak bisa menjadi murni, tapi kita bisa mendekatkan diri pada kemurnian. Bagaimana caranya?

Cara mendekati kemurnian adalah dengan mengikis secara berangsur-angsur sifat bohong, gengsi, iri, dengki, munafik, bejat, jahat, dan lain-lain, dan seterusnya. Tapi ini semua ilusi, bukan?

Share: