Kamis, 20 November 2014

Manusia Mabuk Demokrasi

Manusia—yang mengutuk masa lalu karena praktik otoritarianisme-nya—tidak menyadari bahwa demokrasi yang dikampanyekan barat sesungguhnya—lebih mengebiri kemanusiaan secara masif dan intensif. Dan itu jauh lebih berbahaya dari pemerintahan otoritarianisme manapun. Memang kekerasan fisik di era demokrasi tidak terlalu menonjol, namun kerusakan mental dan pikiran jauh lebih berbahaya terjadi di era tersebut.

Demokrasi pada paradoksnya justru seperti totalitarianisme, hanya saja bukan tubuh kita yang dibungkam tetapi pikiran kitalah yang dikendalikan.
Share: