Senin, 13 Maret 2017

Sekali Lagi, Yang Dibutuhkan Rakyat itu Makanan bukan Janji Palsu

Telah sering saya katakan, bahkan mungkin sudah membosankan, bahwa negara hanya ada bagi orang yang perutnya kenyang. Sedang bagi orang lapar, negara itu tidak ada. Sebab kalau saja anggota DPR yang mengklaim dirinya sebagai wakil rakyat itu sedikit saja (ingat, sedikit saja) mau menyempatkan waktu merasakan lapar—dan merasakan penderitaan-penderitaan rakyat lainnya yang hidupnya di bantaran sungai, di gerobak-gerobak sampah, di kolong-kolong jembatan, di gang-gang berbau pesing yang terhampar di seantero kota itu maka niscaya akan mereka sadari bahwa hal paling utama—yang menjadi kebutuhan manusia di setiap negara maupun di seluruh bumi adalah makanan.

Bahwa ketika seseorang lapar, yang ia pikirkan paling pertama adalah makan. Bukan omong kosong tentang pemilu, pilkada, program kartu sehat, kartu pintar, kartu ini dan itu, dan sebagainya, dan seterusnya, dan semua takhayul tentang negara!
Share: