Senin, 26 Maret 2018

Kompetensi Komentator

Tugas komentator itu bukan sekadar berkomentar, melainkan memberi komentar yang mutunya di atas komentar-komentar umum. Karena kalau cuma sekadar berkomentar, semua orang juga bisa berkomentar. Tapi karena ia punya kompetensi spesifik maka ia dipatutkan sebagai komentator. Misalnya menjadi komentator kompetisi ajang lomba nyanyi, kalau cuma bisa berkomentar semisal, "Oke, penampilan kamu bagus," atau, "Penampilan kamu kurang memuaskan," dan sebagainya tanpa mengurai sebab-sebab dan titik-titik persoalannya maka itu tidak memenuhi kriteria yang pas untuk menjadi komentator.
Share: