Jumat, 30 Maret 2018

Peradaban Dangkal

Di zaman yang super materialistik ini orang bisa melakukan apa saja demi iming-iming uang, harta benda, dan segala yang hari ini didefinisikan sebagai "mapan", "sukses", dan "kaya raya". Tak heran orang bisa menipu keluarganya, memakan bangkai saudaranya, menjual anak-istrinya, menggadai agamanya, hingga melecehkan Tuhannya demi pundi-pundi materi.

Pokoknya, orang-orang yang demikian itu hanya berpikir yang penting bisa berjaya dan tertawa terbahak-bahak di dunia meski harga dirinya tak ada dan nuraninya ia hina. Pun dalam hal bernegara, demi ilusi kemajuan dan berhala pembangunan, tak masalah bila mereka harus menjadi pengemis, tukang utang, dan budak bagi bangsa lain.

Sungguh peradaban yang dangkal!
Share: